Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara

4 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli UPS

Editor: Fiki
4 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli UPS
UPS diperlukan untuk melindungi peralatan elektronik saat listrik padam. Apakah jaringan listrik rumah Anda sering tidak stabil? Ini biasanya ditandai sebagai pemadaman listrik yang sering, lampu rumah yang berkedip-kedip. Jika hal ini sering terjadi, Anda perlu lebih berhati-hati mulai sekarang.

Karena jaringan listrik yang tidak stabil merusak fungsi alat-alat elektronik di rumah tangga, sehingga tidak bekerja secara maksimal. Itu juga dapat menyebabkan kerusakan dan mempersingkat masa pakai perangkat elektronik.

Anda dapat mencegah masalah ini dengan menggunakan UPS sebagai sumber listrik cadangan atau stabilizer. UPS secara otomatis menyediakan daya cadangan jika listrik padam, memberi Anda cukup waktu untuk menyimpan data pekerjaan.

Namun, memilih perangkat UPS untuk digunakan di rumah tak boleh asal. Ada beberapa tips yang harus Anda perhatikan agar sesuai dengan kebutuhan dan memberikan perlindungan maksimal terhadap perangkat elektronik di rumah. Berikut tips-tipsnya.


1. Hitung jumlah daya yang dibutuhkan

Pastikan UPS yang Anda beli memiliki daya yang Anda butuhkan. Jika perangkat yang terhubung membutuhkan lebih banyak daya daripada yang dapat dihasilkan oleh UPS, itu tidak akan berfungsi, terlepas dari apakah baterai UPS memiliki banyak daya.

Harus diingat bahwa daya (watt) yang dapat digunakan dari sebuah UPS adalah sekitar 50-100 persen dari nilai volt-ampere (VA) tergantung power factor yang tertera di UPS.

Misalnya, UPS dengan kapasitas 1.000 VA dengan power factor 0,6, maka daya yang dapat digunakan adalah sekitar 600 watt. Untuk itu, selalu perhatikan hal ini.
 

2. Pertimbangkan daya tahan baterai

Selain menghitung jumlah daya yang dibutuhkan, penting juga untuk mempertimbangkan berapa lama UPS diharapkan beroperasi selama pemadaman atau pemadaman listrik.

Beberapa pengguna hanya memerlukan UPS selama beberapa menit, biasanya untuk menghemat pekerjaan besar dan mematikan sistem secara efektif tanpa risiko kerusakan. Di sisi lain, beberapa pengguna memerlukan sistem untuk bekerja selama pemadaman listrik.

Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk memahami kebutuhan mereka sendiri sebelum memasang UPS. Jika anda membutuhkan UPS dengan waktu backup yang lebih lama, sebaiknya gunakan rangkaian XL, dimana rangkaian UPS ini memiliki kelebihan backup time yang lebih karena mengunakan batera eksternal yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda.


3. Pilih fitur UPS yang sesuai kebutuhan

Ada berbagai macam tipe UPS dan semuanya menawarkan keunggulan fitur tersendiri. Misalnya, UPS online adalah jenis satu daya tak terputus yang menggunakan teknologi konversi ganda atau delta. Dengan konversi ganda, perangkat jaringan tidak diberi daya langsung dari stopkontak. Sebaliknya, arus bolak-balik mengalir ke penyearah, yang berubah menjadi arus searah

Untuk memiliki fitur ini, Anda hanya cukup memilih UPS Arakawa yang terdapat berbagai seri UPS sesuai kebutuhan anda.


4. Perhatikan garansi produk

UPS dalam kondisi umum memiliki masa pakai yang identik dengan baterai internalnya, biasanya dapat bertahan selama 2-3 tahun. Namun, performa baterai kerap menurun seiring waktu. Untuk itu, selalu pelajari garansi yang diberikan oleh produsen mencakup penggantian atau perbaikan yang dapat diklaim selama masa garansi.

Untuk UPS Arakawa memiliki garansi 3 tahun dan garansi baterai 1 tahun serta PT Indotara Persada sendiri memiliki tim after sales jadi tidak perlu ragu untuk membeli produk UPS Arakawa di PT Indotara Persada, anda dapat mengunjungi web resmi yaitu www.indotara.co.id atau bisa mencari tahu info produk di Youtube Indotara Persada.


Wandi 081119240085 Electrical Equipment