Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara
LiveZilla Live Chat Software

GENSET DENGAN ATS ( AUTOMATIC TRANSFER SWITCH )

Automatic Transfer Switch ArtikelKebutuhan akan genset saat ini sudah menjadi kebutuhan yang cukup penting di masyarakat, terlebih ketika listrik dari PLN sering padam secara mendadak. Dari sekian banyak komponen yang terdapat dalam sebuah genset, ada baiknya jika Anda mengenal sistem ATS (automatic transfer switch). Sistem ATS adalah salah satu sistem yang memungkinkan genset mengalirkan listrik secara otomatis ke beberapa perangkat yang terhubung dengan genset segera setelah listrik PLN padam dan ketika listrik sudah kembali menyala, sistem ATS juga akan memutus secara otomatis listrik genset yang mengalir menggunakan kontak relay, untuk kemudian disuplai listrik oleh jaringan PLN. Jika Anda ingin lebih paham tentang sistem ATS yang terdapat pada sebuah genset, Anda bisa mempelajari 3 blok utama yang ada pada sistem tersebut, diantaranya:

a.   Blok 1
Blok yang pertama adalah blok detektor yang digunakan untuk mendeteksi apakah listrik yang berasal dari sumber utama (PLN) dalam keadaan mati atau hidup. Dalam blok ini ada satu jaringan listrik yang digunakan sebagai blok starter maupun stop yang terhubung secara seri dengan genset maupun listrik utama.
b. Blok 2
Blok yang kedua adalah blok relay detektor atau blok yang digunakan untuk mendeteksi kekuatan tegangan genset. Ketika listrik utama mati, sinyal akan dikirimkan ke blok dua untuk menghidupkan penstabil tegangan setelah genset bekerja.
c. Blok 3
Blok yang ketiga berhubungan dengan starter engine atau rangkaian alat listrik yang digunakan untuk langsung menyalakan mesin genset. Karena komponen yang ketiga berhubungan langsung dengan tegangan yang dihasilkan genset untuk menyalakan semua alat listrik, maka agar tegangan yang dihasilkan stabil umumnya ada 2 accu yang dipasangkan dalam kondisi standby.

Meski demikian dari rangkaian yang tersedia diatas, genset tidak akan bertahan lama jika perawatan akan komponen didalamnya tidak diperhatikan dengan baik. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan terkait perawatan alat, seperti:

Perawatan komponen baterai
Ketika Anda memiliki sebuah genset yang usianya sudah lebih dari tiga tahun, Anda perlu melakukan pemeriksaan dengan mengukur keakuratan tegangan terminal sekaligus menjaga kebersihan baterai. Anda bisa melakukan pencucian dengan menggunakan larutan baking soda untuk mempertahankan resistensi terminal baterai. Sedangkan untuk mengukur tegangan terminal, Anda bisa melakukan load tester dilakukan setiap starting baterai.
Perawatan komponen pendingin
Ketika Anda ingin seluruh rangkaian komponen genset tetap berfungsi seperti saat pembelian, salah satu cara yang perlu dilakukan adalah merawat komponen pendingin, dimana teknisi yang Anda miliki bisa melakukannya sehari sekali. Setiap selesai digunakan, teknisi bisa mengontrol sisa air radiator dan menambahnya hingga tepat dibawah seal. Periksa pula komponen kompresi yang akan mengecek apakah aliran udara bisa membersihkan radiator secara langsung atau tidak.
Perawatan klep bahan bakar
Apapun bahan bakar yang digunakan oleh genset Anda, harus dipastikan tidak ada bahan bakar yang tumpah ataupun tercecer. Hal tersebut untuk menghindarkan Anda dari resiko kebakaran maupun resiko korsleting kabel. Oleh karena itu, saat mengisikan bahan bakar, jangan lupa periksa selang pendingin, pipa bahan bakar, hingga tangki dan penutup bahan bakar. Pastikan tidak ada permukaan yang berkarat ataupun berlubang. Anda juga harus memeriksa elemen saringan udara yang ada agar polusi udara yang dihasilkan genset tidak terlalu tinggi.
Perawatan kabel
Ketika Anda memiliki genset, agar alat ATS dapat berfungsi dengan benar, Anda harus mampu merawat kabel yang ada. Anda harus memastikan kabel sudah terpaku dengan benar ditempatnya dan tidak ada hama tikus atau rayap yang bisa menggerogoti kabel. Karena kabel yang mengelupas memberi resiko korsleting cukup besar dan pastinya berbahaya.
Kontrol pemanasan mesin
Ketika Anda menyalakan mesin, Anda juga harus memeriksa apakah ada gerakan atau getaran mendadak mesin yang terlalu keras. Jika iya, akan lebih baik bila Anda segera mematikan mesin dan mengontrol genset. Periksa apakah ada kotoran yang menempel atau masalah lainnya. dengan perawatan dan pengontrolan yang dilakukan secara berkala, sistem ATS pada genset akan dapat berfungsi dengan baik dan tanpa masalah.

Banner ATS Iwata

dummy product gensetIwata Genset Banner


Related Articles