Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara

Jenis-Jenis Solar Panel

Editor: Farhan
Hampir semua kegiatan kita sehari-hari pasti menggunakan perangkat elektronik yang bergantung dengan listrik. Secanggih apapun teknologi yang ada saat ini tidak dapat beroperasi tanpa menggunakan listrik. Hal ini membuat kita semua harus berpikir supaya biaya yang dikeluarkan tidak bertambah. Tapi tenang saja sekarang sudah ada solusinya dalam mengatasi agar tagihan listrik kita agar tidak bertambah yaitu dengan memasang solar panel. Dengan memasang solar panel di rumah-rumah diperkirakan bisa menghemat tagihan listrik sebesar 30% setiap bulannya. Nah jika kalian ingin memasang panel surya di rumah, sebaiknya pahami dulu hal-hal tentang panel surya berikut ini.
 
Apa itu Solar Panel?

Solar panel atau panel surya adalah perangkat yang digunakan untuk menghasilkan daya listrik dari energi matahari. Panel surya terdiri dari beberapa sel surya yang terbuat dari bahan semikonduktor, seperti silikon, yang dapat menyerap energi dari sinar matahari dan mengubahnya menjadi daya listrik. Panel surya biasanya digunakan untuk memasok listrik pada rumah, gedung perkantoran, atau instansi lainnya yang memerlukan pasokan listrik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Panel surya juga digunakan pada aplikasi yang lebih kecil, seperti pengisian baterai telepon seluler atau alat elektronik lainnya.

Jenis-Jenis Solar Panel


Jika kita ingin memasang solar panel maka sangat penting bagi kita untuk mengetahui jenis-jenis solar panel tersebut. Agar kita tidak salah dalam memilih panel surya yang sesuai dengan kebutuhan kita. Berikut ini adalah beberapa jenis panel surya yang perlu kita ketahui:

1. Sistem Solar On-Grid (Grid-Tied)


Sistem ini terhubung dengan jaringan listrik umum (grid) dan menghasilkan listrik untuk disalurkan ke jaringan listrik tersebut. Kelebihan listrik yang dihasilkan akan dikirimkan ke grid dan bisa dijual kembali ke PLN sebagai energi yang terbarukan.

Panel surya memiliki beberapa kelebihan diantaranya yaitu :

- Biaya instalasi lebih rendah karena tidak memerlukan baterai.
- Kelebihan energi dapat dijual kembali ke PLN sebagai energi terbarukan.
- Listrik tersedia sepanjang waktu karena jaringan listrik umum digunakan sebagai sumber cadangan.

Meskipun memiliki kelebihan panel surya ini juga memiliki beberapa kekurangan yaitu :

- Tidak ada pasokan listrik saat jaringan listrik umum mengalami pemadaman.
- Tidak dapat menghasilkan listrik jika kondisi cuaca buruk atau tidak ada sinar matahari.
 

2. Sistem Solar Off-Grid (Stand-Alone)


Sistem ini tidak terhubung dengan jaringan listrik umum, sehingga listrik yang dihasilkan hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan di dalam rumah atau gedung yang menggunakan sistem ini. Sistem off-grid membutuhkan baterai sebagai penyimpan energi agar listrik tetap tersedia saat matahari tidak bersinar.

Panel surya juga memiliki beberapa kelebihan diantaranya yaitu :

- Tidak tergantung pada jaringan listrik umum sehingga lebih mandiri dan fleksibel.
- Dapat digunakan di lokasi terpencil atau di area yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik umum.
- Dapat menghasilkan listrik di daerah dengan sinar matahari yang cukup rendah.

Meskipun memiliki kelebihan panel surya ini juga memiliki beberapa kekurangan yaitu :
- Memerlukan baterai sebagai penyimpan energi sehingga biaya instalasi lebih mahal.
- Perlu pemeliharaan yang lebih intensif karena perangkat yang lebih kompleks.
- Tidak bisa menghasilkan listrik jika cadangan energi di baterai habis.

3. Sistem Solar Hybrid

Sistem ini merupakan gabungan dari sistem on-grid dan off-grid. Sistem hybrid memungkinkan penggunaan energi yang dihasilkan untuk dikonsumsi langsung oleh rumah atau gedung dan kelebihan energi yang tidak digunakan akan disimpan di dalam baterai sebagai cadangan.

Panel surya memiliki beberapa kelebihan diantaranya yaitu :

- Kombinasi dari sistem on-grid dan off-grid sehingga dapat digunakan sebagai cadangan saat terjadi pemadaman listrik.
- Dapat menghemat biaya energi karena menggunakan energi terbarukan dari panel surya.

Namun panel surya jenis ini juga memiliki kelemahan yaitu :

- Biaya instalasi lebih mahal karena memerlukan baterai dan perangkat lainnya.
- Perlu pemeliharaan yang lebih intensif karena memiliki komponen yang lebih kompleks.