TIPS PERAWATAN GENSET SOLAR
Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara
LiveZilla Live Chat Software

TIPS PERAWATAN GENSET SOLAR

Merawat genset solar mungkin tidak semudah merawat jenis genset yang lainnya, dibutuhkan ketelitian dan kesabaran untuk menjaga agar mesin genset tetap dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Dalam hal ini, ada beberapa indikasi yang harus diwaspadai oleh para pengguna genset solar, agar jangan sampai terjadi dan mengganggu kinerja pabrik atau bangunan.

1.    Mesin berdengung atau tidak bisa dinyalakan

Kemungkinan yang satu ini sering terjadi pada sebuah genset standby, dimana penyebab umumnya adalah cairan aki untuk starting yang mulai menipis atau masa charging genset yang kurang.
2.  
Tombol start mati
Kemungkinangensetrusak karena alasan tersebut juga dapat terjadi pada genset otomatis, dimana ketika hendak dinyalakan tombol “start” dalam posisi off dan bukan auto.
3.   Cairan bahan bakar keruh
Ketika Anda tidak melakukan perawatan genset  secara berkala, kemungkinan keruhnya bahan bakar adalah penyebab genset rusak yang paling sering terjadi. Hal tersebut umumnya terjadi karena filter dari bahan bakar kemasukan kotoran atau zat lain yang merusak kinerja utama dari genset.

Untuk menghindari berbagai indikasi diatas agar mesingenset lebih tahan lama, berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan genset solar yang Anda miliki.

Pemeriksaan sistem listrik

Lakukan pemeriksaan secara berkala terkait sistem listrik dengan memeriksa terminal baterai (dinamo) starting agar mesin dapat segera dinyalakan saat listrik padam. Periksa koneksi kabel atau karat yang mungkin terjadi agar tidak menghambat kinerjagenset yang Anda butuhkan.

Pemeriksaan bahan bakar

Jika And amemiliki sebuahgenset yang menggunakan bahan bakar solar, tetap periksa jalur balik, filter bahan bakar, ataupun kemungkinan lecet pada filter untuk menghindari kegagalan fungsi genset. Pastikan pula tidak ada kebocoran yang dapat membuat konsleting mesin ataugenset tidak bisa digunakan.

Pemeriksaan sistem pembuangan

Saat Anda memiliki genset solar, pemeriksaan sistem pembuangan yang dilakukan seminggu sekali akan menghindarkan Anda dari resiko polusi udara akibat asap beracun yang dihasilkan genset. Lakukan pemeriksaan pada beberapa bagian sistem pembuangan seperti manifols, pipa knalpot, gasket, muffler, atau bagian pembuangan lainnya dan pastikan tidak ada kebocoran yang bisa menghambat kinerjagenset saat darurat.

Pemeriksaan sistem pelumas

Sebuahgenset tetap membutuhkan pelumas untuk memelihara agar mesinnya dapat digunakan dengan baik dan tahan lama. Oleh karena itu setelah Anda mematikangenset, jangan lupa untuk memeriksa level oli atau pelumas mesin dan pastikan level oli sedekat mungkin dengan simbol fill pada penanda dipstick. Lakukan penambahan oli mesin genset setiap sehari sekali untuk menjaga kinerja pendingin maupun pemanas pada genset. Cara yang dapat Anda lakukan untuk menambah oli atau pelumasgenset yaitu dengan mematikan terlebih dahulu mesin kemudian ditunggu sekitar 10 menit, tambahkan oli dengan merek yang sama atau merek yang dianjurkan dalam buku text book hingga ke posisi mendekati full. Terkait pelumas, jangan coba mengganti atau mencampur dengan merek lain agar kinerja mesin lebih optimal.

Pemeriksaan sistem pemanasan

Ketika Anda memiliki genset yang berbahan bakar solar, periksa kestabilan sistem pemanasan genset yang dilakukan dengan cara me-load mesin dengan daya 1/3 net power genset yang tertera pada manual book. Lakukan metode tersebut setidaknya sekali sebulan selama 30 menit untuk mengetahui tekanan panas yang dihasilkan sekaligus metode pembuangan bahan bakar. Sistem ini juga digunakan untuk meminimalisir peristiwa konsleting atau kerusakan genset akibat sistem coolant yang tidak bekerja dengan baik.

Pemeriksaan sistem pendingin

Setiap genset umumnya memiliki sistem coolant atau pendingin yang digunakan untuk menstabilkan kondisi mesin saatgenset dimatikan. Terkait hal itu, jangan lupa untuk memeriksa interval cairan pendingin setiap sehari sekali. Jika cairan pendingin padagenset terlihat berkurang cukup banyak, segera tambahkan air, antibeku dan aditif pendingin yang direkomensasikan dalam manual book hingga jumlahnya sekitar ¾ inchi dari bawah seal radiator. Selain itu, jangan lupa periksa bagian luar radiatorgenset. Pastikan radiator tetap bersih dan tidak terkontaminasi zat asing yang dapat membahayakan kinerjagenset.

Iwata Banner Product