VARIATION RANGE PADA STABILIZER - Sebelum membeli, kita sebagai customer yang cerdas harus melakukan analisis terlebih dahulu terhadap sebuah produk yang akan kita beli. Mulai dari harga, spesifikasi, aftersale dan lainya. Ada banyak cara untuk melakukan analisis, cara yang paling gampang adalah dengan bertanya langsung kepada penjual tentang bagaimana produk yang akan mereka jual tersebut. Tapi yang menjadi masalah adalah banyak sekali penjual yang tidak jujur dalam menawarkan produk mereka, dan bukan rahasia umum lagi bahwa kita sering kali tergiur dengan harga murah. Iming-iming harga murah membuat kita lupa akan kualitas sebuah produk.
| Baca Juga : | KEUNGGULAN UPS TIPE ONLINE |
|
| PERBEDAAN UPS ONLINE DAN OFFLINE |
||
| SELEKTIF DALAM MEMILIH UPS UNTUK GEDUNG KESEHATAN |

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah tentang Stabilizer seperti apa yang sesuai dengan listrik kita, berapa beban yang kita pakai kemudian kita sesuaikan dengan memilih kapastitas stabilizer, perlu diketahui dalam memilih stabilizer, kapasitas stabilizer harus lebih besar dari beban itu sendiri jadi jangan pernah membeli stabilizer yang kapasitasnya sama dengan beban. Karena hal tersebut akan membuat stabilizer tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.
Dalam spesifikasi stabilizer hal penting yang harus kita ketahui adalah tentang variation range. Apa itu variation range? Variation range adalah sebuah range dari stabilizer dalam menstabilkan listrik, biasanya dituliskan dalam persen. Contoh: terdapat stabilizer dengan spesifikasi variation range 10% untuk 1 phase (220V) artinya stabilizer tersebut dapat menstabilkan listrik dari 198V sampai 242V. Misalkan stabilizer 3 pahse (380V) dengan variation range 20% maka stabilizer tersebut mampu menstabilkan listrik dalam range 304V sampai 456V. Jadi kita perlu melakukan analisis terhadap listrik kita terlebih dahulu sebelum membeli stabilizer, kita dapat menggunakan alat avometer atau multitester untuk mengetahui naik turun dari listrik kita. Karena jika stabilizer tidak sesuai dengan range tersebut maka stabilizer tidak dapat digunakan secara maksimal dan akan membuat stabilizer tersebut cepat mengalami kerusakan.
Banyak stabilizer yang beredar dipasaran menawarkan variation range yang berbeda-beda ada yang 20%, 30% dan lainya. Semakin besar variation range maka semakin mahal harga stabilizer tersebut jadi pastikan spesifikasi stabilizer sesuai dengan listrik kita.
Selain itu kita perlu memastikan bahwa spesifikasi dari produk tersebut tidak menipu, tanyakan pada penjual sejelas-jelasnya. Pilihlah penjual yang benar-benar kredibel dengan produk yang sudah terbukti kualitasnya, biasanya produk yang bagus mempunyai website pribadi sehingga kita bisa cek langsung ke website tersebut. Di website tersebut dijelaskan dengan jelas tentang spesifikasi sebuah produk yang mereka jual
| KLIK DISINI UNTUK LIHAT DAFTAR HARGA STABILIZER ARAKAWA |


12 Offices & Showrooms Across Indonesia & Singapore
Customer Feedback
Kritik dan saran dari Anda sangat berharga bagi kami. Silakan kirimkan kritik, saran, atau keluhan Anda melalui email ini. Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik.