Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara

Cara Memasang Stabilizer Untuk Pemakaian Rumah

Editor: Ipin
Cara Memasang Stabilizer Untuk Pemakaian Rumah Cara Memasang Stabilizer Untuk Pemakaian Rumah - Seperti pada pembahasan sebelumnya tentang stabilizer atau stavol tentu saja pasti sedikit-banyaknya sudah mengetahui apa itu stabilizer atau stavol. Sederhananya stabilizer adalah penyetabil tegangan. Biasanya stabilizer ini dipakai untuk rumah tangga, perkantoran, usaha, rumah sakit atau bahkan pabrik. Tentu saja disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhannya.

Secara umum untuk kebutuhan rumahan menggunakan stabilizer untuk listrik 1 phase, tidak jarang juga menggunakan stabilizer untuk listrik 3 phase. Untuk rumah tangga biasanya stabilizer digunakan untuk menstabilkan perangkat seperti televisi, computer, kulkas, atau mungkin juga mesin kopi kecil.

Berbicara tentang penggunaan stabilizer bukan hanya dikhususkan pada perkantoran atau pabrik saja tetapi untuk digunakan dirumah juga sangat disarankan, hal ini tentu saja karena keadaan listrik yang tidak stabil, yang tentu saja sangat beresiko dan membuat perangkat elektronik lainnya menjadi rusak.

Secara khusus artikel kali ini akan secara singkat membahas bagaimana memasang stabilizer untuk pemakaian di rumah. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa kebanyakan untuk rumah tangga listriknya adalah 1 phase, sehingga penggunaan stabilizer 1 phase sangat sering dengan kapsitas standar mulai dari 1000VA sampai 5000VA atau jika banyak perangkat dan daya listik besar bisa menggunakan mulai dari 7500VA sampai 15000VA.

Kali ini contoh yang kita ambil adalah untuk stabilizer kapasitas kecil berkisar 1000VA atau 2000VA. Stabilizer harus diletakan di tempat yang aman, juga harus disediakan stop kontak agar bisa menyambungkan steker atau colokan stabilizer ke perangkat listrik, lalu biasanya pada stabilizer terdapat socket yang nantinya bisa disambungkan lagi untuk perangkat lain yang ingin kita stabilkan seperti televisi atau computer. Pada saat sudah tersambung biasanya yang kita lihat adalah jarum volt meternya, jarum ini akan bergerak dan menunjukkan output voltage jika memang stabilizer dan perangkat yang disambungkan sudah terstabil dengan baik.

Pada stabilizer jenis tertentu apalagi yang sudah menggunakan roda biasanya ada tambahan switch dimana switch ini ada 2 fungsi yaitu untuk stabilizing dan lainnya untuk electric output. Ketika beban atau load sudah disambungkan dengan stabilizer maka tombol switch stabilizing tadi wajib dinaikkan atau di mode on kan. Ketika itu maka jarum output voltage dan juga output current akan bergerak. Secara sederhana berikut adalah lampiran dari bagaimana stabilizer dipasang.

Biasanya pada pembelian stabilizer sudah ada dengan manual book atau user guide singkat yang akan memandu user dalam menggunakan stabilizer, atau sekarang juga sudah banyak tutorial yang terdapat di platform pembagi video gratis seperti YouTube sehingga kita bisa melihat langkah-langkahnya. Namun jika masih ragu untuk memasangnya sendiri, Anda bisa memakai tenaga professional agar membantu melakukan pemasangan dan juga lebih safety.