Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara

Aplikasi Hoist Pada Lift Barang

Editor: Ipin
Aplikasi Hoist Pada Lift Barang
Aplikasi Hoist pada Lift barang / Cargo Lift

Dalam Dunia industri pemakaian Hoist bukan merupakan barang asing, Hoist merupakan alat/pesawat angkut material dan barang atau lainnya yang sangat membantu dalam kegiatan operasioanal perusahaan.
Disini saya membahas mengenai Lift Barang, khusus pada Hoistnya saja. Untuk bagian kerangkanya disini belum saya bahas.

Type Hoist yang digunakan dapat berupa atau jenis

1. Chain Hoist
Dengan sistem pemasangan digantung diatas. Sebelum nya harus ditentukan terlebih dahulu mengenai capasitas material atau barang yang mau diangkat. Jangan sampai capasitas angkat hoist lebih kecil dari pada berat material. Semisalnya material yang angkat 750 Kg dan kerangka adalah 250 kg sehingga total berat adalah 1.000 kg atau 1 ton Maka kita bisa memilih capasitas hoist yang 1 Ton saja atau diatasnya, memilih hoist yang capasitas 1 to ini bisa dilakukan, jika kita memilih hoist dengan spek Hoist jenis pure capasity. Sering kali temui pilihan hoist yang salah pilih 1 ton, tapi tidak pure capasity sehingga hanya mampu angkat 500 kg saja. Ini akan membuat customer harus membayar biaya pembelian hoist kembali. dan kejadian tentu sangat merugikan perusahaaan.

Keunggulan dari jenis Chain Hoist adalah sebagai berikut :
  1. Chain Hoist  sangat efektif untuk lift barang, karena true vertikal. Sehingga muatan material dari bawah ke atas tidak bergeser. (benar-benar 90 derajat).
  2. Dengan berat unit yang lebih ringan dari jenis wire hoist, tentu akan berpengaruh hemat pada konstruksi bangunan.
  3. Untuk jenis sampai 2 ton customer dapat memilih powerlistrik  menggunakan 1 phase atau 3 phase. Sedangkan diatas 2 ton hanya dapat memilih listrik 3  phase.
  4. Memilih hoist di Perusahaan kami, anda dapat memilih hoist dengan load limiter dan tanpa load limiter, Load limiter merupakan sistem proteksi untuk deteksi kelebihan muatan, yang sangat bermanfaat untuk safety serta untuk proteksi agar motoran tidak panas dan terbakar.

Disamping ini ada kekurangan dari Chain Hoist
  1. Lebih berisik, karean gesekan rantai
  2. Harus sering dilumas dengan olie agar lebih halus bunyi rantainya, sehingga sering olie netes. Tidak disarankan untuk dipakai di ruangan Clean room   
 
2. Wire Hoist
Wire agak berbeda dengan  Chain hoist, karena di wire hoist sistem diduduk  Kelebihan dari wire adalah suaranya halus dan untuk capasitas besar kecepatan hoist lebih cepat di banding dengan chain hoist. Perawatan Wire Hoist lebih mudah dan sederhana bila dibandingkan dengan Chain Hoist Dapat dipakai di daerah Clean room, lift makanan, karena tidak perlu di lumas dengan oli.
   
Kebanyakan Wire Hoist menggunakan Reeving 4/1 dimana dengan spek tersebut, contractor maupun pemakai harus memperhitungkan titik bawah keatas. Karena titik awal/bawah pasti berubah jika sampai atas. apalagi jika  digunakan pada gedung yang tinggi. Ada beberapa type hoist dengan spek reeving 4/2, dan ini sama dengan spek Chain hoist. Jadi true Vertikal dan ini merupakan pilihan yang paling tepat

Alat yang sering digunakan oleh Contractor lift barang

1. PLC (Programable Logic Control)
Adalah alat untuk control pemberhentian per lantai, sehingga operator tidak usah repot untuk cek posisi Muatannya.

2. Safety Device
Berguna untuk mencegah unit yang diangkut tidak jatuh kebawah jika rantai putus

3. Telecrane
Ini dapat digunakan juga, karena dapat digunkan tanpa kabel.
Operator harus cek terus material yang diangkat apakah sudah sampai di posisi yang dimaksud.
Ini dapat juga disiati dengan sistem kontak lampu. Dimana jika switf tersentu maka lampu menyala atau bunyi

4. Upper unit switch
Ada pada Hoist, berguna agar material yang diangkut atau sangkarnya tidak tabrakan dengan hoist sendiri Untuk konstruksi sangkarnya
  1. Kontruksi sangkar dapat menyatu dengan dengan gedung.
  2. Semi menyatu, dalam arti setengah melekat di konstruksi gedung serta sebelahnya indepen
  3. Atau yang terakhir Knstruksinya full independen

5. Load Limter
Merupakan alat pendeteksi kelebihan beban, untuk yang berjenis chain Hoist dan hanya ada pada Brand Chain hoist Samsung saja. Load limiter membaca kelebihan beban dari Amper sehingga Hoist capasitas angkat dapat di set tidak melebihi beban angkatnya.

6. Safety Load
Berguna agar hoist tetap pada tempatnya biarpun ada getaran dari muatan.

7. Untuk Chain Hoist yang terkenal, menggunakan ranati Japan (FEC), yang anti putus
Sehingga tidak ada kekuatiran jika sewaktu waktu rantai ini putus Demikian pembahasan mengenai Lift Barang, semoga bermanfaat

Demikian pembahasan mengenai Lift Barang, semoga bermanfaat.