Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara

Beberapa Hal Harus Diperhatikan Dalam Menjaga Wine

Editor: Rio
Beberapa Hal Harus Diperhatikan Dalam Menjaga Wine
Guna untuk diingat bahwa sebagian kecil wine khususnya yang kemasan botol dijual dipasaran dapat disimpan untuk jangka panjang. Sebagian besar wine paling baik dinikmati dalam beberapa tahun setelah tanggal diproduksi. Jika anda ingin membeli wine yang dapat disimpan untuk jangka panjang, maka Anda harus benar - benar mempertimbangankan utk berinvestasi penggunaan unit wine chiller TOMORI.

Beberapa panduan sederhana yang harus diperhatikan dalam menjaga wine Anda agar tetap aman diminum untuk jangka panjang:

1. Suhu dingin tapi tidak terlalu dingin.
Menyimpang wine di kulkas umumnya akan tetap bagus tapi hanya untuk jaga waktu beberapa bulan saja, jadi tidak akan bagus untuk penyimpanan jangka panjang. Suhu rata - rata kulkas umum-nya jauh di bawah 45°F/7.22°C dapat memudahkan gabus penutup botol dapat memungkinkan udara meresap ke dalam botol hingga bisa menyebabkan merusak wine itu sendiri. Jika disimpan tempat yang sangat dingin juga jangan dilakukan karena bisa cukup membuat hawa didalam botol akan mendorong tutup botol dapat rembesan keluar.

2. Suhu sejuk.
Hawa panas biasa lebih tinggi dari 70' F adalah yang dapat mempercepat expired wine dari yang dengan suhu dingin , dapat juga bisa merubah aroma dan rasa. Suhu temperature yang ideal adalah antara 45°F/7.22°C s/d 65°F/18.33°C (suhu 55°F/12.7°C biasa untuk suhu yang paling ideal), meskipun ini bukan hal yang pasti. Jangan terlalu khawatir jika wine chiller anda berjalan suhu-nya lebih hangat, selama Anda membuka botol dalam waktu beberapa tahun sejak tanggal produksi-nya.

3. Suhu stabil.
Menjaga suhu temperature tetap stabil mencapai 55°F/12.7°C tersebut juga penting karena perubahan suhu temperature yang sering akan bisa menyebabkan wine rusak, tapi kembali lagi tidak ada anjuran yang pasti kapan waktu yang tepat membuka wine.

4. Cahaya.
Cahaya teruma sinar matahari, dapat menimbulkan masalah pada wine untuk jaga panjang penyimpanannya. Sinar ultra violet matahari dapat menurunkan kualitas dan wine dapat kurang baik sebelum waktu-nya. Salah satu alasan kenapa botol wine menggunakan kaca yang sangat gelap. Cahaya lampu rumah tangga mungkin tidak terlalu merusak anggur tetapi dapat memudarkan label pada botol. Lampu pijar mungkin lebih sedikit aman daripada lampu neon yang memancarkan cahaya ultra violet dalam jumlah yang sangat sedikit.

5. Kelembapan.
Rata - rata pada umumnya untuk wine harus disimpan pada tingkat kelembapan ideal 70% tapi 50% s/d 80% kelembapan dianggapan masih aman. Udara kering akan mengeringkan gabus pada penutup botol, yang akan dapat membiarkan udara masuk ke dalam botol hingga kemungkinan dapat merusak wine itu sendiri. Biasa dapat ditaruh di dalam tempat wine chiller air didalam wadah, sehingga dapat lebih membantu menjaga kelembapan di dalam ruangannya. Kondisi yang sangat lembab dapat menyebabkan jamur tapi tidak akan mempengaruhi wine karena botol wine dalam keadaan tersegel tapi jaga waktu lama dapat juga merusak segel tersebut.

6. Getaran.
Ada teori juga menyebutkan bahwa getaran juga dapat menyebabkan kondisi wine dapat rusak dalam waktu jangka panjang karena reaksi kimia dalam cairan wine itu sendiri. Beberapa kolektor yang benar-benar serius mengkhawatirkan bahkan getaran halus yang disebabkan electronic, meskipun ada sedikit bukti dokumentasi dampak dari gerataran mungkin dapat menggangu sedimen dalam wine yang usia-nya sudah tua dan mencegah pengerasan yang berpotensi ada pasir.