Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara

Cara Kerja Rotary Compressor Oil Injected/Oil Flooded dan Oil-Free

Editor: Rosyid
Cara Kerja Rotary Compressor Oil Injected/Oil Flooded dan Oil-Free
Kompressor screw termasuk ke dalam tipe kompresor positive displacement yang menggunakan 2 helical screw berputar untuk menghasilkan udara terkompresi. Kompresor tipe ini banyak dibutuhkan di dunia industri untuk mensupply udara kompresi dalam jumlah yang besar. Berikut cara kerja kompressor Screw berdasarkan sistem kerjanyanya :

1. Screw compressor oil injected
Berikut cara kerja screw compressor oil injected berdasarkan gambar di atas:
a. Udara masuk melalui filter ke dalam menuju ruang kompresi.
b. Saat mengkompresi udara yang masuk, terjadilah pencampuran antara udara dan pelumas di dalam ruang kompres. Pelumas ini berfungsi untuk c. mendinginkan dan melumasi elemen screw. Proses ini menyebabkan output dari kompresor adalah campuran antara udara dan oli.
c. Campuran udara dan oli kemudian masuk ke oil separator. Proses ini dilakukan untuk memisahkan udara bertekanan dengan oli.
d. Setelah dipisahkan dari oli, udara bertekanan kemudian dialirkan ke aftercooler untuk didinginkan.
e. Selanjutnya, masuk ke separator untuk dipisahkan antara air dan udara bertekanan.
f. Output udara bertekanan murni disimpan dalam tabung penyimpanan yang kemudian siap digunakan pada kebutuhan tertentu.

2. Screw compressor oil-free
Cara kerja screw kompressor oil free adalah sebagai berikut:
a. Pada jenis rotary compressor ini, proses kompresi udara tidak tercampur dengan oli. Oli hanya melumasi pada bagian bearing dan gear-nya saja, tidak melumasi pada bagian screw.
b. Pada compressor jenis ini udara dikompresi (ditekan) menggunakan dua tahap, yaitu tahap low pressure dan high pressure.
c. Udara masuk melalui filter dan dikompres pada low pressure element.
d. Selanjutnya udara bertekanan mengalir melewati pulsation damper, tujuannya untuk meredam getaran.
e. Kemudian udara didinginkan pada intercooler, ini membuat membuat udara lebih padat, sehingga dapat meningkatkan volume udara bertekanan.
f. Selanjutnya, udara kembali dikompres pada high pressure element.
g. Pulsation damper dilengkapi dengan check valve, jika tekanan berlebih akan dialirkan kembali ke trohttle valve.
h. Udara bertekanan yang melewati pusation damper kemudian didinginkan aftercooler.
i. Karena proses kompresi menyebabkan udara menjadi panas hingga mencapai temperatur 70–200 °C.
j. Setelah itu udara melewati proses After-cooler yang berfungsi untuk menurunkan temperatur, pada proses ini juga mengurangi kandungan air dalam udara bertekanan.
k. Pada after cooler dilengkapi dengan water separator yang berfungsi untuk memisahkan partikel air dan udara bertekanan.
l. Setelah dipisahkan dengan air, output udara bertekanan kemudian disimpan dalam tabung penyimpanan dan siap digunakan.

Kelebihan dan kekurangan dari Screw compressor oil injected dan oil free
Berdasarkan penjelasan cara kerja unit compressor screw di atas, masing-masing unit memiliki kelebihan dan kekurangan yang dapat menjadi pertimbangan saat digunakan, berikut beberapa kelebihan dan kekurangan unit compressor screw berdasarkan sistem kerjanya :

Oil injected
Kelebihan
Dapat digunakan untuk pressure tinggi 10-12 bar (g)
Harga compressor yang lebih murah dibanding jenis compressor oil free

Kekurangan
Kualitas udara yang dihasilkan masih mengandung oil
Consumable Spare Parts yang lebih banyak dikarenakan adanya air-oil separator element dan juga filter2 lainnya.

Oil Free
Kelebihan
Kualitas udara tidak ada kontaminasi dari Oli (Oil Free)
Maintenance untuk consumable cost lebih sedikit karena tidak ada air-oil separator element dan tidak diperlukan nya filter tambahan untuk memisahkan olie.

Kekurangan
Harga compressor yang lebih mahal dibanding jenis compressor oil injected
Adanya oil pump yang harus dicek performa agar lubrikasi dengan baik