Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara

Limit Switch Sebagai Fitur Keamanan Pada Hoist

Editor: Ipin
Limit Switch Sebagai Fitur Keamanan Pada Hoist

Halo! Pada artikel kali ini kita akan membahas salah satu fitur keamanan dan fungsinya yang harus dimiliki setiap perangkat hoist, yaitu Limit Switch.
Pada ranah industrial equipment sudah bisa dipastikan bahwa setiap unit memiliki tugas yang berat atau biasa disebut dengan heavy duty. Karena tugas yang berat ini tidak melepas kemungkinan bahwa setiap industrial equipment mengalami kegagalan. Oleh karena itu hoist tetap membutuhkan alat atau tindakan prefentif sebagai safety factor dan juga menambah usia dari unit hoist itu sendiri.

Sebelum membahas tentang Limit Switch, berikut adalah beberapa kegagalan yang umum terjadi pada sistem kerja hoist :
  1. Kegagalan komponen : Kegagalan komponen penting seperti motor, rantai, kabel, atau rem pada hoist dapat menyebabkan kecelakaan. Jika komponen tersebut tidak berfungsi dengan baik, hoist dapat kehilangan kendali atas beban yang diangkat atau menurun secara tiba-tiba.
  2. Kegagalan sistem kontrol : Sistem kontrol yang buruk atau kegagalan elektronik pada hoist dapat mengakibatkan hilangnya kendali terhadap pergerakan hoist. Hal ini dapat menyebabkan hoist bergerak secara tidak terkontrol atau bahkan jatuh.
  3. Ketidakstabilan beban : Jika beban yang diangkat tidak diikat atau dijaga dengan baik, beban tersebut dapat bergeser atau terjatuh saat diangkat atau diturunkan. Hal ini dapat mengakibatkan cedera pada pekerja atau kerusakan pada lingkungan sekitar.
  4. Kelebihan beban : Mengangkat beban melebihi kapasitas maksimum yang diizinkan dapat menyebabkan kecelakaan pada hoist. Hal ini dapat menyebabkan kegagalan komponen, kerusakan struktural, atau kehilangan kendali atas beban.
  5. Penggunaan yang tidak sesuai : Pengoperasian hoist tanpa pelatihan yang memadai atau melanggar prosedur keselamatan yang ditetapkan dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Kesalahan manusia seperti pengoperasian yang ceroboh, kurangnya pengawasan, atau tidak memperhatikan lingkungan sekitar juga dapat menyebabkan kecelakaan.
  6. Lingkungan kerja yang buruk : Kondisi lingkungan kerja yang buruk, seperti jalan yang tidak rata, area kerja yang sempit, kehadiran penghalang, atau keberadaan bahan berbahaya, dapat meningkatkan risiko kecelakaan pada hoist.
Penting untuk memperhatikan faktor-faktor di atas dan mengimplementasikan langkah-langkah keselamatan yang tepat, termasuk pemeliharaan rutin, pelatihan operator, pengawasan yang ketat, dan fitur keamanan yang harus dimiliki dari unit hoist itu sendiri.

Limit Switch.
Limit switch pada hoist adalah komponen yang digunakan untuk membatasi pergerakan hoist atau derek dalam sistem hoisting. Hoist adalah perangkat yang digunakan untuk mengangkat atau menurunkan beban dengan menggunakan tali, rantai, atau kabel. Limit switch pada hoist berfungsi untuk mendeteksi posisi akhir pergerakan hoist dan memberikan sinyal untuk menghentikan pergerakan hoist agar tidak melebihi batas yang telah ditentukan.

Berikut ini adalah beberapa jenis limit switch yang sering digunakan pada hoist:
  1. Limit switch penurunan (Down limit switch): Limit switch ini terletak di posisi bawah hoist dan digunakan untuk mendeteksi posisi terendah atau batas penurunan hoist. Ketika hoist mencapai posisi ini, limit switch akan terpicu dan memberikan sinyal untuk menghentikan penurunan hoist.
  2. Limit switch kenaikan (Up limit switch): Limit switch ini terletak di posisi atas hoist dan digunakan untuk mendeteksi posisi tertinggi atau batas kenaikan hoist. Ketika hoist mencapai posisi ini, limit switch akan terpicu dan memberikan sinyal untuk menghentikan kenaikan hoist.
  3. Limit switch antara (Intermediate limit switch): Limit switch ini terletak pada posisi tengah atau beberapa posisi antara titik terendah dan tertinggi hoist. Mereka digunakan untuk membatasi pergerakan hoist pada titik-titik yang ditentukan secara khusus dalam perjalanan hoist. Limit switch ini dapat digunakan untuk menghentikan hoist pada posisi yang diinginkan atau mengubah fungsi hoist, seperti mengubah arah pergerakan.
  4. Limit switch beban (Load limit switch): Limit switch ini digunakan untuk mendeteksi beban yang terlalu berat atau melebihi kapasitas maksimum yang diizinkan. Ketika beban mencapai batas ini, limit switch akan terpicu dan memberikan sinyal untuk menghentikan pergerakan hoist agar menghindari kelebihan beban yang dapat membahayakan hoist dan beban tersebut.
  5. Limit switch lintasan (Path limit switch): Limit switch ini terletak di sepanjang lintasan perjalanan hoist, baik vertikal maupun horizontal. Mereka digunakan untuk mendeteksi hambatan atau penghalang yang mungkin muncul di jalur hoist. Ketika limit switch ini terpicu, hoist akan berhenti untuk menghindari benturan dengan hambatan tersebut.
Setiap jenis limit switch ini memiliki fungsi dan posisi pemasangan yang spesifik untuk menjaga keamanan dan mengontrol pergerakan hoist dengan tepat sesuai dengan kebutuhan aplikasi hoist yang digunakan. Seperti halnya hoist yang ada di PT. Indotara Persada, yaitu Samsung, LGM, Verkronn maupun Podem sudah dilengkapi dengan fitur keamanan ini.