Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara
LiveZilla Live Chat Software

AIR COMPRESSOR DAN KEGUNAANNYA

Air Compressor dan KegunaannyaCompressor adalah suatu mesin mekanik yang berfungsi untuk memampatkan fluida gas atau meningkatkan tekanan udara. Compressor biasanya menggunakan mesin diesel/mesin bensin atau motor listrik sebagai tenaga penggeraknya. Udara yang dihasilkan dari Compressor mempunyai tekanan yang berbeda-beda, tergantung dari spesifikasi BAR yang dimilki compressor itu sendiri. Udara yang bertekanan itu biasanya digunakan untuk mengisi angin ban, pembersihan peralatan/perkakas, gerinda udara (air gerinder), pengecatan dengan teknik spray/ air brush, medis (oil free Compressor) dan lain sebagainya.

Alat ini juga bisa berfungsi untuk sistem pneumatik. Berbeda dengan sistem hidrolik yang menggunakan cairan oli sebagai penggerak mekanik, sistem Pneumatik ini menggunakan tekanan udara untuk menggerakan cylinder kerja yang mengubah tekanan udara tersebut menjadi tenaga mekanik (gerakan maju mundur pada cylinder). Lahirnya prinsip kerja dari compressor terinspirasi pada sistem pernapasan manusia yaitu sistem kerja paru-paru yang ditemukan oleh ilmuwan bernama Otto von guiricke pada tahun 1650. Prinsip kerja ini diambil ketika manusia mengambil nafas dalam-dalam untuk meniup api lilin, maka ia akan meningkatkan tekanan udara di dalam paru-paru, sehingga menghasilkan udara bertekanan yang kemudian dihembuskan untuk meniup api lilin tersebut.

JENIS-JENIS COMPRESSOR

Compressor dibedakan menjadi dua jenis yaitu Compressor dinamis dan Compressor perpindahan positif.

1. Compresor perpindahan positif

Compressor perpindahan positif dibagi menjadi 2 jenis, yaitu Compressor piston (reciprocating) dan Compressor putar (rotary).

1.1 Compressor piston (Reciprocating)
a). Compressor Piston Kerja Tunggal
Yaitu Compressor yang memanfaatkan perpindahan piston, Compressor jenis ini menggunakan piston yang didorong oleh poros engkol (crankshaft) untuk memampatkan udara/ gas. Udara akan masuk ke silinder kompresi ketika piston bergerak pada posisi awal dan udara akan keluar saat piston/torak bergerak pada posisi akhir/depan.

Compressor kerja tunggal


b). Compressor Piston Kerja Ganda
Cara beroperasi sama persis dengan kerja tunggal, hanya saja yang menjadi perbedaannya adalah pada Compressor kerja ganda silinder kompresi memiliki port inlet dan outlet di kedua sisinya. Sehingga meningkatkan kinerja Compressor dan menghasilkan udara bertekanan yang lebih tinggi dari pada kerja tunggal.

Compressor kerja ganda

c). Compressor Diafragma
Yaitu jenis klasik dari Compressor piston, dan mempunyai kesamaan dengan Compressor piston hanya yang membedakan adalah jika pada Compressor piston menggunakan piston untuk memampatkan udara, pada Compressor diafragma menggunakan membran fleksible atau difragma.

Compressor Diafragma

1.2 Compressor Putar (Rotary)
a). Compressor Screw (Rotary Screw Compressor)
Merupakan jenis Compressor dengan mekanisme putar perpindahan positif, yang umumnya digunakan untuk mengganti Compressor piston, bila diperlukan udara bertekanan tinggi dengan volume yang lebih besar.

rotary compressor


2.
Compressor dinamis

Compressor dinamis dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu Compressor sentrifugal dan Compressor aksial.
  
2.1 Compressor Sentrifugal
Compressor sentrifugal merupakan Compressor yang memanfaatkan gaya sentrifugal yang dihasilkan oleh impeller untuk mempercepat aliran fluida udara (gaya kinetik), yang kemudian diubah menjadi peningkatan potensi tekanan (menjadi gaya tekan) dengan memperlambat aliran melalui diffuser.

Compressor Centrifugal 

2.2 Compressor Aksial
Compressor aksial adalah Compressor yang berputar dinamis yang menggunakan serangkaian kipas airfoil untuk semakin menekan aliran fluida. Aliran udara yang masuk akan mengalir keluar dengan cepat tanpa perlu dilemparkan ke samping seperti yang dilakukan Compressor sentrifugal. Compressor aksial secara luas digunakan dalam turbin gas/udara seperti mesin jet, mesin kapal kecepatan tinggi, dan pembangkit listrik skala kecil.
Compressor Aksial

Demikian penjelasan singkat mengenai Air Compressor, pada prinsipnya cara mengetahui compressor yang baik itu adalah dengan cara melakukan pengetesan compressor secara manual melalui pipa tekan atau pipa hisapnya. Dan hanya di PT.INDOTARA PERSADA yang bisa menjamin pengetesan melalui quality control yang sangat ketat dengan tekhnisi yang handal dibidangnya.

 

Penulis : Yusuf Salama
Editor : Takiyudin


Banner Piston Compresor Shigemitsu
Banner List Product Compressor Artikel


Related Articles