Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara
LiveZilla Live Chat Software

MENGENAL AIR COMPRESSOR

Air Compressor atau yang biasa disebut kompresor udara adalah alat yang berfungsi untuk memampatkan udara atau gas. Air compressor cukup sering kita jumpai, salah satunya adalah di bengkel motor atau mobil. Air Compressor di bengkel kenadaraan biasanya menggunakan Piston Air Compressor. Piston Air Compressor cukup umum digunakan. Piston Air Compressor menggunakan media piston untuk memampatkan dan menghasilkan udara bertekanan.

Baca Juga :
PENTINGNYA KOMPRESSOR UNTUK MESIN PENDINGIN ANDA


PENGERTIAN AIR COMPRESSOR


PRINSIP KERJA AIR COMPRESSOR

 

Prinsip Kerja Piston Air Compressor

MENGENAL AIR COMPRESSOR


1. Suction Stroke Stage Pertama
Piston akan melakukan sebuah gerakan menghisap/menyedot udara dari luar atau atmosfer hingga masuk ke dalam silinder melalui inlet filter dan kemudian inlet valve yang terletak di Cylinder Head.

 


 

2. Compression Stroke Stage Pertama
Piston akan melakukan gerakan mengkompresi. Udara normal di luar yang dihisap bertekanan 1 atm, dan udara tersebut dikompresi sehingga membuat tekanan/pressure udara tersebut naik. Lalu udara tersebut akan keluar melalui discharge valve dan selanjutnya ke manifold.

 


 

3. Intercooler Tubes
Setelah ke manifold, udara yang mengalir tersebut melewati intercooler tubes. Di intercooler tubes terjadi pendinginan pada panas stage pertama yang terjadi akibat proses kompresi.

 


 

4. Suction Stroke Stage Kedua
Melakukan proses suction stroke dan udara masuk melalui inlet valve.

 


 

5. Compression Stroke Stage Kedua
Udara dikompresi lagi ke tekanan/pressure yang lebih tinggi (tekanan akhir).

 


 

6. Aftercooler
Setelah itu udara melalui aftercooler. Di aftercooler udara akan didinginkan. Pendinginan ini bertujuan untuk memperoleh udara dalam volume yang sama dengan jumlah banyak dan juga untuk mengurangi munculnya karbon.

 


 

7. Air Receiver
 Setelah proses tersebut, udara masuk ke tank/air receiver dan selanjutnya disalurkan ke selang kompresor untuk digunakan. Atau bisa juga ke air dryer atau filter-filter, tergantung kebutuhan udaranya.

 

Ada juga tipe Screw Air Compressor. Jenis Air Compressor ini menggunakan media Screw untuk memampatkan dan menghasilkan udara bertekanan. Screw Air Compressor banyak digunakan di dunia industri di mana biasanya udara yang dihasilkan lebih banyak. Prinsip kerjanya kurang lebih sama dengan Piston Air Compressor, berikut penjelasannya :

 

1.
Putaran komponen screw akan menyebabkan terjadinya hisapan pada intake valve dan menghasilkan udara yang bertekanan pada discharge (lubang keluaran).

 

2.
Udara yang bertekanan tersebut memasuki separator tank. Di separator tank akan terjadi pemisahan oli dan udara. Oli yang dipisahkan ada yang bergerak untuk melumasi bearing screw dan ada yang dikeluarkan melalui sirip-sirip cooler. Sedangkan udara yang sudah dipisahkan tersebut melewati air coller untuk didinginkan sebelum melewati air discharge line untuk memasuki sistem eksternal.

 

3.
Udara yang bertekanan tersebut biasanya disalurkan ke air receiver tank. Penggunaan khusus mengharuskan udara harus melalui filter dan air dryer, tergantung kebutuhannya.

Setiap jenis Air Compressor memiliki cara kerja yang berbeda. Beragam kebutuhan akan udara seperti udara yang dihasilkan harus kering, tidak mengandung oli, dan lain-lain memerlukan beberapa tahapan lagi. Yang dijelaskan di atas adalah sebuah prinsip kerja sederhana Air Compressor.

Untuk Anda yang sedang mencari Air Compressor untuk segala jenis kebutuhan Anda, Silahkan Kunjungi Link di bawah ini:

KLIK DISINI UNTUK LIHAT SPESIFIKASI DAN HARGA JUAL KOMPRESOR ANGIN



banner percayakan indotara

Penulis: STEFANUS ANTONIO
Editor: IQBAL

Banner Piston Compresor Shigemitsu
Banner List Product Compressor Artikel




Related Articles